thumb solo travel jiwa - manfaat solo traveling bagi kesehatan jiwa

Apa yang ada di benakmu ketika mendengar istilah solo traveling? Seru dan praktis? Atau mengerikan karena terlalu beresiko? Dari sekian banyak keresahan-keresahan sebelum memulai solo traveling mungkin kamu perlu tahu bahwa ada manfaat solo traveling bagi kesehatan jiwa dan ragamu.

Saat bepergian bersama teman atau sekelompok orang, traveling akan menjadi momen yang seru dan menyenangkan karena aura positif dari hati dan jiwa yang ditularkan dari satu orang ke orang yang lain. 

Walaupun begitu, dari sekian banyak hal yang bisa dilakukan bersama teman-teman saat trip tentu akan ada satu atau dua hal kecil yang membuat kamu harus berkompromi dengannya.

Bagi kamu yang lebih suka memiliki me time yang berkualitas, ingin melepaskan penat tanpa harus berkompromi dengan satu atau banyak orang serta ingin perjalananmu lebih menantang maka solo traveling untuk kesehatan jiwa kamu adalah pilihan yang sangat tepat. 

Kamu akan memiliki kebebasan dalam menentukan pilihan-pilihanmu sesuai dengan pilihan yang tentunya solo traveling ini akan berpengaruh pada kesehatan jiwa. 

Baca Juga : 12 Trik Menghindari Bahaya Solo Travelling, Penting Banget!

Menentukan destinasi wisata, menentukan tanggal keberangkatan, memilih transportasi, penginapan dan lainnya sesuai keinginan dan seleramu. Selain itu solo traveling juga memberikan efek positif bagi kesehatan jiwa yang mungkin selama ini kamu tidak pernah tahu.

Berikut Manfaat Solo Traveling Bagi Kesehatan Jiwa

Saatnya kamu tahu manfaat solo traveling bagi kesehatan jiwamu yuk, jangan takut untuk mencoba karena solo traveling ternyata mempunyai segudang manfaat sebagai berikut :

1. Mampu Keluar dari Zona Nyaman

Rutinitas pekerjaan mampu membuat seseorang tenggelam di dalamnya. Melakukan sebuah pola yang sama setiap harinya, kadang membuatmu merasa bahwa hidupmu monoton dan biasa-biasa saja. 

Tidak ada yang spesial, membuat hati, jiwa, dan pikiranmu menjadi tidak sehat. Ketika weekend ingin sejenak rehat dari hingar-bingar kesibukan tapi rasanya masih ada yang mengganjal. Membuat pikiran menjadi tidak terlepas dari rutinitas sebelumnya.

Kalau sudah seperti itu mungkin cara terbaik untuk benar-benar beristirahat dari kesibukan adalah melakukan solo traveling, baik yang dekat seperti antar-kota atau mungkin antar pulau. Solo traveling membuat kamu bebas menentukan destinasi wisata yang ingin kamu kunjungi. Dimanapun dan kapanpun ada waktu, kamu bisa melaksanakannya tanpa harus berkompromi dengan partner seperjalanan.

Maka kamu dapat dengan bebas keluar dari zona nyamanmu. Keluar dari daerahmu yang biasanya, keluar dari keterbatasan mu dan mengembangkan hal-hal yang selama ini terpendam di dalam diri. 

Solo traveling memaksamu untuk ‘beradaptasi’ dengan sebuah rutinitas baru. Secara tidak langsung kamu akan keluar dari ketakutan-ketakutan selama perjalanan dan pulang menjadi seseorang yang jauh lebih percaya diri. Tentu, dampak positifnya menyehatkan jiwa juga, bukan?

2. Belajar Dari Alam dan Perjalanan

Selama traveling sendiri kamu akan terbiasa menggunakan ‘instingmu’ sebagai pendatang di tempat baru. Awalnya mungkin sedikit sulit karena terkadang saat menentukan pilihan rupanya pilihan tersebut kurang tepat. 

Namun, dari sanalah kamu belajar untuk membuat keputusan yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Selama perjalanan kamu akan mampu mempelajari hal-hal sederhana tapi penting untuk dipahami.

Kamu akan belajar banyak dari alam dan perjalanan, yang akan mengajarkanmu hal-hal kecil yang hanya kamu dapatkan dari perjalananmu. Ketika kamu datang ke suatu lingkungan masyarakat kamu akan mengamati sekitar, belajar membaca situasi, belajar untuk saling menghargai dan juga bersyukur oleh segala yang telah kamu miliki. 

Kamu mungkin akan menyadari bahwa ada banyak orang di luar sana yang tidak seberuntung kamu. Detoksifikasi semacam ini, menyehatkan jiwa serta menyegarkan pikiran kamu untuk planning ke step selanjutnya dalam kehidupan.

3. Mampu Menghargai Hal-hal Kecil

Jika kamu ingin melakukan solo traveling, cobalah memilih destinasi perjalanan yang memiliki suasana berbeda dengan kehidupan sehari-harimu. Misalnya kamu bertempat tinggal di sebuah kota besar. 

Cobalah memilih traveling ke kota yang jauh lebih tenang, yang masih banyak pedesaan dan alam yang asri. Atau kamu juga bisa memilih lebih mendekatkan diri ke alam, seperti ke gunung, ke laut, air terjun, laguna atau perbukitan.

Ketika kamu berada di suatu lingkungan yang berbeda dari biasanya kamu cenderung lebih mengamati sekitarmu. Kamu sadar betapa pentingnya udara tanpa polusi, kamu akan lebih menghargai berbicara kepada orang sekitar daripada terpaku pada gadget dan kamu juga akan lebih menghargai waktu yang kamu miliki.

4. Tidak Akan Merasa Kesepian

Berpetualang sendiri tidak berarti perjalananmu akan terasa sepi dan tidak seru. Kamu hanya bersama diri sendiri selama perjalanan, dan otomatis akan mencoba membuka diri untuk bertegur sapa dengan orang baru, meminta pertolongan mereka, atau bahkan berkenalan dan menambah relasi. 

Selama perjalanan akan terasa sangat menyenangkan hingga kamu tidak akan merasa kamu sedang sendiri. Kamu akan tetap membuat jiwamu sehat dan juga bahagia menikmati seluruh trip yang berkualitas. 

Solo traveling membuatmu meluangkan waktu untuk diri sendiri dan memahaminya lebih dalam. Kamu mungkin akan tenggelam dengan pikiran-pikiranmu sendiri, sehingga tidak akan pernah terlintas rasa sepi meskipun hanya sendiri.

5. Obat Yang Tepat Untuk Patah Hati

Pernahkah kamu patah hati teramat sangat, seluruh hidupmu terasa porak-poranda, hancur berantakan? Segala rasa di hati berkecamuk membuatmu tidak ingin melakukan apapun, terasa sakit jiwa bahkan. 

Mood juga tidak kunjung membaik membuatmu tidak fokus terhadap pekerjaan. Setiap dirumah ingat dia, di kantor ingat dia, mau tidur ingat dia. Kamu sudah berusaha melupakannya namun terasa sangat sulit karena di setiap sudut lingkunganmu banyak kenangan tentang orang yang sudah tak bersamamu itu.

Mungkin kamu butuh liburan sendirian. Menyehatkan jiwa dan menenangkan pikiranmu. Tidak perlu takut jika nanti sewaktu-waktu akan teringat kenanganmu dengannya, justru itu adalah hal yang sangat wajar. 

Tapi ketika kamu melakukan perjalanan sendiri, kamu akan menjadi lebih peka, kamu belajar hal-hal sederhana dari kehidupan orang-orang sekitarmu, kamu menjadi bangga atas keputusan-keputusan bijak yang kamu buat dan pada akhirnya kamu akan lebih mengapresiasi dirimu sendiri.

Berdamai dengan diri sendiri kemudian berdamai dengan orang lain. Semua keputusan bijak yang kamu tentukan selama perjalanan membuatmu menjadi pribadi yang lebih dewasa, sabar dan terbuka dalam menghadapi masalah. Jika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana kamu akan jauh lebih sabar dan ikhlas.

Patah hatimu mungkin akan terasa jauh lebih ringan. Solo traveling membuatmu sadar bahwa masalah yang sedang kamu hadapi bukanlah persoalan yang besar. Maka dari itu kamu akan lebih bisa mengobati patah hatimu.

6. Kamu Menjadi Lebih Peka

Apakah kamu terbiasa bermain gadget ketika di rumah? Bahkan terkadang sampai kamu lupa waktu, sampai tidak fokus jika diajak bicara dengan teman. Kamu menjadi tidak menyadari lingkungan sekitarmu karena terlalu sering bermain ponsel atau laptop.

Melakukan perjalanan sendiri membuatmu lepas dari semua itu, kamu dipaksa untuk bersosialisasi dengan lingkungan barumu. Mempelajari hal baru dan kemudian beradaptasi dengan hal tersebut. 

Yang ada di kepalamu tidak selalu media sosial, game dan tugas-tugas. Menyehatkan pola pikir dengan hal indah lainnya yang mungkin baru kamu sadari, dan hal tersebut mungkin saja ada di lingkungan tempat tinggalmu. Kamu menjadi lebih peka dan peduli terhadap orang lain, dan lingkungan sekitar.

7. Menjadi Pribadi Yang Praktis

Pergi sendiri membuatmu harus meminimalisir hal-hal tidak perlu yang hanya akan menghambat perjalananmu. Mulai dari alokasi biaya selama traveling, kamu akan memilih transportasi dan penginapan yang lebih murah mengingat kamu hanya bepergian sendiri.

Misal jika kamu seorang yang bepergian di kota lain dan kamu memiliki begitu banyak agenda untuk singgah di berbagai destinasi wisata. 

Kamu mungkin akan memilih hotel/penginapan yang murah dan nyaman. Tidak perlu estetik karena kamu hanya akan singgah untuk tidur sedangkan sebagian besar kegiatan ada di luar hotel/penginapan. 

Selama perjalanan kamu tidak punya teman untuk membantu membawakan barang-barangmu, sehingga kamu akan menekan prioritas barang yang akan kamu butuhkan nantinya. Kamu pasti juga tidak ingin susah payah membawa semuanya. 

Membawa keperluan yang penting, meninggalkan barang yang kurang penting misal seperti topi-topi cantik untuk kebutuhan foto, berbagai macam sunglasses, beberapa pasang jenis sepatu. Karena sedikit kemungkinannya barang-barang seperti ini akan digunakan, pada akhirnya yang digunakan hanya barang yang nyaman saja.

Solo traveling ini juga akan membuatmu jauh dari pemborosan yang tidak perlu, seperti membeli banyak oleh-oleh dan cinderamata dari kota lain. Hal ini dikarenakan kamu cenderung berpikir sederhana dan praktis.

Baca Juga : Manfaat Menghemat Uang Saat Traveling Ini Harus Diketahui Seorang Traveler 

Apakah Anda Tertarik untuk Melakukan Solo Traveling?

Terlepas dari semua ketakutan yang pernah terlintas dipikiran, kamu mungkin belum menyadari bahwa ada banyak manfaat solo traveling untuk kesehatan jiwamu yang memiliki keseruan tersendiri serta hal positif lainnya yang baik. Solo traveling merubahmu menjadi pribadi baru dengan jiwa baru tentunya pasti ke arah yang lebih positif.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

More in:Travel

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *