thumbnail bahaya - bahaya saat solo travelling

Travelling menjadi sebuah kebutuhan tersendiri di tengah tingginya kesibukan karena pekerjaan. Setidaknya Anda harus melakukan travelling minimal dua kali dalam setahun untuk mencharger diri Anda.

Hal ini karena travelling memiliki banyak dampak positif untuk tubuh. Travelling dipercaya dapat mengurangi stress akibat terlalu banyak bekerja, mencegah depresi, meningkatkan rasa bahagia, dan banyak lagi. Hal ini pun juga yang membuat banyak orang memilih travelling sebagai aktivitas di hari libur. 

Namun setiap orang akan memilih cara yang berbeda dalam travelling. Ada orang yang lebih menyukai travelling beramai-ramai bersama keluarga atau teman. Namun ada juga yang lebih menyukai travelling sendiri (solo travelling).

Solo travelling saat ini menjadi tren tersendiri di kalangan masyarakat terutama bagi para traveller. Solo travelling disukai karena keunggulannya yang mungkin tidak bisa Anda temukan ketika travelling beramai-ramai.

Keunggulan solo travelling antara lain, Anda bisa menikmati perjalanan tanpa ada gangguan dari teman-teman Anda, jadwal travelling Anda fleksibel, Anda dapat memilih tempat tujuan sepuasnya, dan Anda juga bisa membangun pertemanan dengan orang baru.

Baca Juga : 7 Tips merencanakan Road Trip yang Aman dan Menyenangkan

Namun tentunya, setiap hal ada kekurangan dan kelebihannya. Melakukan solo travelling juga memiliki resiko. Ada banyak bahaya yang mengintai Anda saat melakukan solo travelling. 

Berikut Beberapa Macam Bahaya Saat Solo Travelling

Beberapa bahaya yang kemungkinan bisa Anda alami saat solo travelling antara lain:

1. Resiko Pelecehan Seksual

pelecehan - bahaya saat solo travelling

Pelecehan seksual saat ini menjadi hal yang marak terjadi. Mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Apalagi jika Anda seorang traveller perempuan dan melakukan solo traveller. Hal ini akan sangat berbahaya untuk Anda karena perempuan sangat rentan terhadap pelecehan seksual.

Ditambah lagi jika Anda pergi travelling ke tempat-tempat atau negara yang rentan terjadi pelecehan seksual seperti negara india, mesir, dan lainnya. Misalnya saja India, yang merupakan negara yang memang sudah terkenal akan tingginya jumlah pelecehan seksual. 

Menurut data statistik National Crime Records Bureau menyatakan bahwa terdapat 6,3 kasus pemerkosaan yang dilaporkan polisi per 100 ribu populasi di India. Untuk itulah, sangat disarankan bagi Anda untuk tidak melakukan solo traveller terutama ke negara-negara tersebut.

Travelling yang seharusnya menjadi hal yang menyenangkan dan ditunggu-tunggu. Bisa berubah menjadi malapetaka ketika Anda mengalami hal tersebut. Untuk itu Anda harus benar-benar berhati-hati ketika melakukan travelling terutama solo travelling.

2. Rentan Pencopetan dan Perampokan

perampokan - bahaya saat solo travelling

Para dasarnya para traveller atau wisatawan mancanegara memiliki daya tarik tersendiri bagi orang lokal khususnya para pelaku tindak kriminal. Apalagi jika Anda sebagai traveller memiliki sesuatu atau barang yang mengundang para pelaku, seperti membawa handphone atau barang elektronik mahal, perhiasan mahal, dan barang–barang mahal lainnya. 

Solo travelling memang cukup rawan untuk dilakukan dan memiliki potensi besar menjadi objek tindakan kriminal terutama bagi traveller perempuan. Orang-orang lokal atau asli daerah tersebut bisa saja berbuat jahat kepada Anda sebagai pendatang. 

Ketidaktahuan Anda terhadap tempat tersebut sangat bisa dimanfaatkan oleh orang lokal yang jahat untuk mencari dan mengambil banyak keuntungan dari Anda. Pencopetan dan perampokan pun tidak bisa Anda hindari. 

Apalagi jika Anda seorang diri. Penduduk lokal yang jahat bisa saja memanfaatkan itu untuk mendapatkan barang Anda. Anda harus benar-benar berhati-hati dalam hal ini. Lebih baik untuk jangan terlalu percaya pada orang baru.

3. Tersesat Saat Travelling

tersesat - bahaya saat solo travelling

Travelling bersama teman saja, tetap akan ada kemungkinan Anda akan tersesat. Apalagi jika Anda solo travelling. Anda bisa saja menggunakan bantuan aplikasi maps. Namun tentunya ini berpotensi Anda akan kesusahan saat membacanya. 

Apalagi jika Anda travelling menggunakan motor sendiri. Fokus Anda bisa terbagi antara mengendarai motor atau membaca aplikasi maps. Dan jika Anda lengah sedikit saja atau Anda tidak terbiasa menggunakan aplikasi maps. Kemungkinan Anda akan tersesat semakin besar.

Hal ini akan diperburuk lagi apabila Anda melakukan travelling ke luar negeri. Dimana notabene semuanya baru. Mulai dari tempat, orang, bahkan bahasanya. Jika Anda travelling di dalam negeri, walaupun tersesat Anda bisa bertanya ke masyarakat setempat dengan bahasa yang masih bisa Anda mengerti.

Namun jika Anda travelling keluar negeri. Anda yang memiliki kekurangan dalam berbahasa akan mengalami kesulitan dalam mencari arah tujuan. Apalagi jika Anda solo travelling. Anda tidak akan memiliki teman yang bisa membantu Anda keluar dari kesulitan tersebut.

4. Adanya Kemungkinan Kehabisan Uang

habis uang - bahaya saat solo travelling

Kehabisan uang saat travelling adalah sesuatu yang sangat menakutkan. Uang sangat Anda butuhkan saat travelling terutama untuk transportasi, tempat tinggal dan makan Anda. 

Dan biasanya seorang solo travelling memiliki resiko kehabisan uang yang lebih besar daripada orang yang travelling dengan bersama rekan atau keluarga. Hal ini karena sudah pasti semua biaya ditanggung sendiri seperti bayar sewa kamar penginapan, sewa kendaraan umum, dan biaya lainnya.

Mengingat dari segi biaya penginapan dan biaya transportasi lokal biasanya akan jauh lebih murah jika dilakukan oleh banyak orang. Hal ini akan diperparah jika Anda berada di kota-kota yang tidak memiliki hostel atau penginapan murah.

Maka Anda pun terpaksa harus menginap di hotel yang notabene nya mahal sehingga uang yang Anda habiskan akan jauh lebih banyak dari perkiraan Anda. Dan jika uang Anda berkurang atau habis, ini akan sangat berbahaya untuk kelangsung hidup Anda kedepannya.

5. Sakit di Perjalanan

sakit - bahaya saat solo travelling

Tidak bisa dipungkiri bahwa kegiatan travelling kadang melelahkan. Terutama bagi Anda yang jarang melakukan perjalanan jauh, kegiatan travelling akan menjadi sangat melelahkan.

Kelelahan biasanya sering memicu sakit mulai dari flu hingga sakit kepala. Hal ini akan diperburuk jika Anda tidak membawa persediaan obat-obatan atau memiliki sistem imun yang lemah. 

Ditambah lagi jika Anda melakukan solo travelling saat masa pandemi ini dan Anda tidak membawa persiapan kesehatan sama sekali. Kemungkinan besar anda tidak bisa menghindarinya.

Kegiatan solo travelling menjadi lebih berbahaya dalam hal ini, karena jika Anda bepergian bersama teman atau keluarga, maka ada orang yang akan menolong Anda. Berbeda halnya jika Anda sendiri, Anda akan dituntut untuk mengurus diri sendiri.

Untuk itu, jika Anda dalam keadaan kurang fit sebaiknya Anda tidak melakukan solo travelling. Atau setidaknya saat travelling Anda membawa persiapan obat-obatan untuk menghindari kemungkinan buruk yang dapat terjadi.

6. Rentan Penipuan

penipuan - bahaya saat solo travelling

Ketidaktahuan Anda pada suatu tempat terkadang sering dimanfaatkan oleh orang lain. Apalagi jika Anda orang baru dan tidak tahu seluk beluk dari tempat yang Anda datangi. Maka penipuan dan gangguan dari orang lokal yang jahat tidak bisa dipungkiri terjadi.

Ada beberapa jenis penipuan yang bisa Anda temui. Namun penipuan yang paling banyak terjadi saat Anda melakukan travelling ke tempat wisata yaitu penipuan argo taksi dan penipuan saat menukar uang.

Penipuan argo taksi sering terjadi kepada para traveller. Untuk itu, sebaiknya sebelum Anda naik taksi, Anda periksa terlebih dahulu apakah meteran taksi tersebut bekerja. Karena jika tidak, supir biasanya akan memberikan tagihan tarif yang cukup tinggi. Apalagi jika mengetahui Anda adalah orang baru.

Jenis penipuan kedua yaitu saat Anda menukar uang bagi Anda yang travelling ke luar negeri. Karena terkadang saat orang tempat Anda menukar uang sedang menghitung uang di depan Anda, konsentrasi Anda bisa buyar dan dengan berbagai trik beberapa uang Anda bisa masuk ke dalam tempat yang tersembunyi.

Kedua jenis penipuan itu sebaiknya benar-benar Anda perhatikan dan berusaha dicegah. Karena kedua penipuan itu berhubungan dengan uang Anda. Mengingat fungsi uang yang sangat penting untuk akomodasi dan kebutuhan hidup Anda saat travelling. 

Ditambah lagi Anda seorang solo travelling. Dimana semua hal dari pembiayaan diri sendiri. Sehingga jika uang Anda berkurang atau bahkan habis. Itu akan sangat membahayakan dan merugikan Anda karena menyangkut makan, penginapan, dan transportasi Anda saat traveling.

Baca Juga : Rekomendasi Hotel Murah di Bandung, Cocok Untuk Backpaper dan Solo Traveler

Itulah 6 bahaya yang dapat mengintai Anda sebagai seorang solo traveller. Anda diharapkan untuk selalu berhati-hati saat travelling terutama untuk Anda para solo traveller. Hindari sebisa mungkin semua bahaya tersebut dengan mempersiapkan semua hal sebaik mungkin sebelum Anda memulai travelling.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

More in:Travel

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *